
[Sumbar] – MediaIntelkriminal.co.id //
Sudah 18 bulan berlalu sejak Afdal Hasri Putra alias Dadang (29) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, namun hingga kini misteri kematiannya masih belum terungkap. Peristiwa tragis ini meninggalkan luka mendalam sekaligus pertanyaan besar bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dadang sebelumnya dilaporkan hilang usai berada di sebuah pencucian mobil di Jalan Selayo Padang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Enam hari kemudian, jasadnya ditemukan di bak mobil tronton miliknya sendiri, dengan kondisi leher terikat tali. Mobil tersebut terparkir di depan rumahnya di Jalan Gajah Mada, Jorong Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Menurut hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, kematian Dadang dikategorikan tidak wajar. Namun, penyebab pasti kematiannya masih belum bisa ditentukan hingga kini. Hal inilah yang membuat keluarga, terutama ibunda almarhum, Tuti Mulyani, terus menaruh harapan agar keadilan bisa ditegakkan.
Tim gabungan media bersama keluarga sempat mendatangi Satreskrim Polres Solok untuk meminta kejelasan dan percepatan proses penyelidikan. Pihak kepolisian, melalui Kanit Reskrim, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan berjanji akan mengusut tuntas demi memberikan jawaban kepada keluarga.

Keluarga berharap, kebenaran atas kematian Dadang dapat segera terungkap, sehingga misteri yang menggantung ini tidak terus menjadi tanda tanya.

















