Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

Alex Cowboy: Wartawan Harus Kompak, Jangan Biarkan Oknum Pecah Belah Pers”

50
×

Alex Cowboy: Wartawan Harus Kompak, Jangan Biarkan Oknum Pecah Belah Pers”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sahabat Pers Dirlantas Polda Riau Gelar Rapat: Tegaskan Solidaritas, Tolak Adu Domba”

PEKANBARU –Intelkrimonal.co.id// Menyikapi dinamika yang berkembang di kalangan insan pers belakangan ini, sejumlah wartawan yang tergabung dalam Grup Sahabat Pers Dirlantas Polda Riau menggelar rapat penting di Aula eks Kantor Disdik Kota Pekanbaru, Jalan Patimura, Kamis (4/9/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Alex Cowboy. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya menjaga solidaritas antarwartawan agar tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan sempit.

“Jangan sampai kita diadu domba oleh oknum-oknum tertentu demi kepentingan pribadi mereka. Kita harus saling mengingatkan, saling mendukung, dan saling menguatkan. Dengan begitu, di mata publik, masyarakat, maupun pemerintah, kita akan diakui sebagai wartawan yang profesional,” tegas Alex.

Ia juga menyoroti persoalan adanya oknum di internal media yang kerap saling serang dan menjatuhkan satu sama lain. Kondisi ini, menurutnya, membuat insan pers seakan terpecah belah dan kehilangan kekuatan sebagai profesi yang seharusnya menjaga marwah serta kehormatan jurnalistik.

“Selama ini kita melihat ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi, memprovokasi, lalu memecah belah wartawan. Padahal, kita ini satu profesi, bukan untuk saling sikut dan menjatuhkan. Jangan biarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab merusak kekompakan kita,” tambahnya.

Selain itu, Alex menekankan pentingnya profesionalisme dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan, menurutnya, tidak boleh sekadar mengejar sensasi, melainkan harus tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta menjaga independensi pemberitaan.

“Kita punya tanggung jawab moral. Jangan sampai publik melihat kita ribut sendiri, saling sindir, dan saling menjatuhkan. Kalau itu terjadi, yang rugi bukan hanya individu, tapi profesi pers secara keseluruhan,” ujarnya menutup penyampaian.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang wartawan yang hadir juga menegaskan bahwa kebersamaan dan kekompakan sesama profesi adalah kunci menjaga nama baik pers.

“Intinya, kita jangan saling menyerang. Memberitakan sesama profesi hanya karena ulah oknum itu tidak benar. Profesi kita bisa tercoreng. Mari kita jaga kekompakan, karena dengan kebersamaan kita akan lebih dihormati,” katanya.

“Kalau kita kompak, tidak ada pihak luar yang bisa memanfaatkan kelemahan kita. Mari teruskan semangat kebersamaan ini. Wartawan Riau harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kekompakan profesi,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *