Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Beberapa Hari Setelah Rumah Diamuk Massa, Jawanis Meninggal Dunia di Puskesmas Palupuh

99
×

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Beberapa Hari Setelah Rumah Diamuk Massa, Jawanis Meninggal Dunia di Puskesmas Palupuh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Agam — Duka menyelimuti keluarga almarhumah Jawanis, warga Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Setelah mengalami serangkaian peristiwa pahit dalam beberapa hari terakhir, Jawanis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Palupuh pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah bermula pada Jumat malam, 15 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, saat rumah yang ditempati Jawanis di Jorong Lurah Dalam diamuk massa. Peristiwa tersebut membuat kondisi keluarga terguncang dan tidak lagi merasa aman berada di rumah mereka.

Pada Sabtu, 23 Mei 2026, Jawanis kemudian menyusul suaminya, Dedi, yang berada di kawasan Kalumpang, Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh. Namun karena pondok tempat tinggal Dedi dinilai tidak layak dan tidak memadai untuk ditempati, pasangan suami istri tersebut akhirnya ditampung sementara oleh Zulhijah beserta keluarganya di rumah mereka di Jorong Muaro.

Keesokan harinya, Minggu pagi, 24 Mei 2026, musibah kembali menimpa Jawanis. Saat sedang membuat minuman pagi di dapur rumah tempat ia menumpang tinggal, almarhumah mendadak merasa pusing hingga terjatuh. Kepalanya membentur lemari dapur dan mengalami luka cukup serius hingga mengeluarkan banyak darah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan tenaga kesehatan. Tidak lama kemudian, bidan dari Puskesri Muaro datang memberikan penanganan medis dan luka di kepala korban harus dijahit sebanyak delapan jahitan.

Pada Senin, 25 Mei 2026, Jawanis bersama keluarga kembali pulang dari Jorong Muaro menuju rumahnya di Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh. Namun kondisi kesehatannya terus menurun.

Hingga pada Selasa, 26 Mei 2026, kondisi Jawanis dikabarkan semakin memburuk sehingga keluarga membawanya ke Puskesmas Palupuh untuk mendapatkan perawatan intensif. Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa almarhumah tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepergian Jawanis meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Warga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.

N/b : Ibrahim
Redaksi : Intelkriminal.co.id

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *