Intelkriminal.co.id //Selasa,23 September 2025
Pekanbaru, 19 September 2025 — Pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang digelar di Gedung Daerah Jalan Ponegoro, Jumat (19/9), menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Tokoh Muda Riau, Muhammad Irvan Laksamana, yang juga Panglima Muda DPD Laskar Melayu Riau Kota Pekanbaru, menyambut baik langkah Gubernur Abdul Wahid dalam melakukan mutasi dan rotasi pejabat.
Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan perhatian serius Gubernur terhadap kinerja pimpinan OPD yang dianggap kurang sesuai harapan. “Mutasi dan rotasi ini bukti bahwa Gubernur tidak tinggal diam, melainkan berupaya memperbaiki kinerja pemerintahan,” ujar Irvan.
Meski demikian, Irvan menyoroti adanya kejanggalan dalam penempatan jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) yang diisi oleh drg. Sri Sadono, M.Han. Ia menilai, latar belakang seorang dokter gigi untuk memimpin Satpol PP tidak sejalan dengan kebutuhan kompetensi di bidang penegakan Perda.
“Ini keputusan yang terkesan kurang cermat. Apalagi perlu dipastikan, apakah pejabat baru tersebut sudah berstatus PPNS atau belum. Hal ini sangat krusial, karena Satpol PP memiliki peran vital sebagai penegak Perda,” tegas Irvan.
Ia menambahkan, posisi Kasatpol PP seharusnya ditempati oleh figur yang memiliki keahlian sesuai bidangnya. “Jika Kasatpol PP bukan PPNS, maka fungsi penyidikan dan penerbitan surat perintah penyelidikan tidak bisa berjalan optimal. Atasan penyidik haruslah seorang penyidik juga,” jelasnya.
Untuk itu, Irvan mendesak agar Gubernur Abdul Wahid segera meninjau kembali keputusan tersebut. “Harapan kami, Gubernur tidak membiarkan kondisi ini berlanjut. Satpol PP Provinsi Riau harus diperkuat dengan orang yang tepat dan kompeten,” pungkasnya.
Intelkriminal.co.id
#Nisriadi(Pimpinan)
#Hendra(Wakil Pimpinan)
#Suanra(penasehat)
#Sandi(Sekretaris)
#Acong (Editor)

















