Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Datin Imelda Samsi Inisiasi Media Badrika Nusantara, Satukan Puluhan Perusahaan Pers Perkuat Profesionalisme Jurnalis di Riau

69
×

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Datin Imelda Samsi Inisiasi Media Badrika Nusantara, Satukan Puluhan Perusahaan Pers Perkuat Profesionalisme Jurnalis di Riau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEKANBARU – Komitmen memperkuat profesionalisme dan integritas insan pers di Provinsi Riau terus digaungkan. Tokoh media Datin Imelda Samsi, S.E. menginisiasi pembentukan Media Badrika Nusantara (MBN), sebuah wadah yang menghimpun sekitar 30 perusahaan media beserta para pimpinan redaksi dan pemilik media dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Kehadiran MBN diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi media sebagai pilar demokrasi, menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Dalam arahannya, Datin Imelda Samsi menegaskan bahwa MBN bukan sekadar organisasi yang menghimpun perusahaan media, melainkan wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers melalui penguatan kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

“Insyaallah wadah ini akan kita besarkan bersama. Kita ingin seluruh anggota memahami dan menjalankan profesi wartawan secara profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta mampu bersinergi dengan seluruh pihak tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial sebagai pilar demokrasi,” tegas Datin Imelda Samsi.

Ia juga mengingatkan seluruh insan pers agar terus menjaga marwah profesi wartawan sehingga citra jurnalis tetap terhormat dan tidak tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang tidak menjalankan profesinya sesuai aturan.

Menurutnya, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan tolok ukur kemampuan, integritas, dan tanggung jawab seorang jurnalis dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Penasehat Hukum MBN, Frans Chaverius Tampubolon, menyampaikan bahwa pembentukan Media Badrika Nusantara diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.

“Kami berharap ke depan profesi wartawan semakin dihormati karena menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang benar,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Andi Mandau menekankan pentingnya pemahaman seluruh anggota terhadap tugas pokok dan fungsi wartawan agar setiap produk jurnalistik yang dihasilkan memiliki nilai edukatif, informatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Seluruh anggota harus memahami tupoksi wartawan, bekerja berdasarkan fakta, berpedoman pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan,” katanya.

Pembentukan Media Badrika Nusantara mendapat dukungan penuh dari para pimpinan redaksi dan pemilik perusahaan media yang hadir. Mereka optimistis MBN akan menjadi organisasi media yang solid, independen, dan profesional, sekaligus mampu mempererat sinergi antarmedia, meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers, serta berkontribusi positif dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang edukatif, objektif, dan berimbang.

Dengan semangat kebersamaan, Media Badrika Nusantara (MBN) diharapkan tumbuh menjadi organisasi media yang melahirkan insan pers berintegritas, profesional, dan berkomitmen menjaga marwah jurnalistik, sehingga mampu menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Provinsi Riau.

(Redaksi | Intelkriminal.co.id)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *