Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Dua Bangunan Terbengkalai di Aua Kuniang, Dugaan Penyelewengan di Nagari Pasia Laweh Kian Menguat

36
×

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.id Dua Bangunan Terbengkalai di Aua Kuniang, Dugaan Penyelewengan di Nagari Pasia Laweh Kian Menguat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Agam, — Keberadaan dua bangunan yang terbengkalai di Jorong Aua Kuniang, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, kembali menjadi sorotan publik. Kondisi ini dinilai semakin memperpanjang daftar laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan yang kini telah mencapai 24 laporan.

Berdasarkan pantauan langsung awak media ke lokasi pada 5 April 2026, dua bangunan tersebut—yakni satu unit pos ronda dan satu unit Posyandu/Polindes—terlihat belum rampung dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Salah seorang warga Aua Kuniang, Rahmat Candra, saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa bangunan pos ronda sebenarnya telah selesai dibangun sesuai anggaran. Namun, setelah diserahkan kepada pemuda setempat, bangunan tersebut hingga kini tidak dimanfaatkan dan dibiarkan terbengkalai.

> “Bangunan pos ronda itu sudah dibangun sesuai anggaran dan diserahkan ke pemuda, tapi sampai sekarang tidak dipakai dan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Sementara itu, terkait bangunan Polindes atau Posyandu, Rahmat menjelaskan bahwa pembangunan terhenti dan tidak dilanjutkan karena penolakan dari masyarakat. Hal tersebut dipicu oleh lokasi bangunan yang dinilai tidak strategis.

> “Pembangunan Polindes dihentikan karena masyarakat tidak setuju. Letaknya di area sepi dan semak-semak, sehingga warga merasa takut dan was-was jika harus beraktivitas di sana,” tambahnya.

Informasi tambahan diperoleh dari salah seorang Niniak Mamak setempat yang dihubungi melalui WhatsApp. Ia menyebutkan bahwa bangunan Polindes tersebut dibangun pada tahun 2019 menggunakan dana nagari, sedangkan pos ronda dibangun pada tahun 2022, juga bersumber dari dana nagari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah nagari terkait kondisi kedua bangunan tersebut maupun tindak lanjut atas berbagai laporan masyarakat yang telah disampaikan.

Masyarakat berharap adanya transparansi dan langkah tegas dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti persoalan ini, agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar serta mengembalikan kepercayaan publik.

Reporter : Ibrahim
Redaksi : Intelkriminal.co.id

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *