Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

Kuasa Mamak Kepala Waris Kaum Malayu Kopong Tantang Bupati Solok Debat Terbuka Terkait Tanah Alahan Panjang Resort

106
×

Kuasa Mamak Kepala Waris Kaum Malayu Kopong Tantang Bupati Solok Debat Terbuka Terkait Tanah Alahan Panjang Resort

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

Alahan Panjang Media,–Intelkriminal.co.id//

Setelah sekian kali pertemuan dengan Bupati Solok, Akhirnya Kuasa Mamak Kepala Waris Kaum Malayu Kopong kesal dengan janji-janji Pemkab yang katanya akan menyelesaiakan Masalah Kepemilikan Tanah Yang sekarang bernama Alahan Panjang Resort

Hal ini terjadi bukan tampa alasan, sudah sering di sampaikan oleh Kuasa Mamak Kepala Waris Kaum Malayu Kopong, baik secara langsung dengan Bupati
Melalui Kepala Dinas Pariwisata maupun media

” Sebelum di jadikan Kebun Bunga Oleh Orang Perancis itu adalah tanah kaum kami, dan yang di beli oleh Pemkab hanyalah sertifikat HGU yang juga pakai masa berlaku yaitu sampai 2013, Tapi kenapa setelah habis masa HGU tanah tersebut tidak di beritahukan kepada kami sesuai dengan UUPA Pasa 3 tahun 1960, apakah Undang – Undang Pokok Agraria Ini tidak berlaku bagi masyarakat kecil ? Dan hal itu sudah saya sampaikan kepada Bupati Solok dan Kadis Pariwisata juga kepada beberapa Kadis lain agar ini cepat di selesaikan. Jika benar milik pemda, kami akan legowo memberikan. Tapi kalau tidak Pemkab juga harus menghormati dan meberikan Hak Kami dong” ujarnya

Dan pada pertemuan beberapa kali dengan Bupati juga beliau menjanjikan ” Sebelum saya jadi Bupati sudah tiga Bupati yang berusaha menyelesaikan sengketa ini, Saya berusaha dan berharap semasa Pemerintahan saya masalah ini Clear ” terang Bupati menyampaikan ketika penyelesaian masalah festival lima danau lalu

” Untuk itu Saya selaku Kuasa Mamak Kepala Waris Kaum Malayu Kopong Menantang Bupati Solok untuk debat terbuka, agar hal ini cepat selesai terhitung tgl 11/04/2026 hingga 26/04/2026 Bulan ini ” ujar M. Harris kepada Team

Harapan Masyarakat kepada Pemkab Solok agar masaalah ini cepat selesai, kalau tidak maka konflik akan sering terjadi seperti lebaran kemarin dan sebelum
Antar pemuda tidak akur, sesama warga masyarakat terjadi perselisihan

Menurut masyarakat “jika pemda tidak menyelesaikan, besar kemungkinan dugaan kami ini adalah politik adu domba demi keuntungan beberapa pihak ” Ujar tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan Namanya

Team

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *