NIAS UTARA – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Desa Botombawo, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara. Pembangunan Jembatan Aramco di Sungai Naha Nose yang dikerjakan melalui program Karya Bakti Skala Besar TNI oleh Kodim 0213/Nias kini telah mencapai progres sekitar 87 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir.
Hingga Minggu (7/6/2026), pekerjaan pembangunan jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter tersebut difokuskan pada proses pengecoran lantai jembatan. Infrastruktur ini merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia, , yang bertujuan membuka akses wilayah serta meningkatkan konektivitas masyarakat di daerah tersebut.
Di lapangan, semangat gotong royong terlihat kuat. Personel Koramil 06/Tuhemberua Kodim 0213/Nias bersama prajurit Yonzipur 1/DD, personel Yon TP 903/Baluseda, serta warga setempat bahu-membahu mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat.
Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi kehidupan warga. Selain mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan, jembatan ini juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menghadirkan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dengan progres yang telah mencapai 87 persen, masyarakat Botombawo kini semakin optimistis jembatan tersebut segera dapat difungsikan dan menjadi akses vital yang membuka peluang kemajuan bagi wilayah mereka.
(Redaksi Intelkriminal.co.id)
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan

















