Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.i Humas SPBU Rengat Barat Bantah Tuduhan Keterlibatan BBM Ilegal, Norman Koto: Semua Pengisian Sesuai SOP dan Sistem Barcode

89
×

BREAKING NEWS | Intelkriminal.co.i Humas SPBU Rengat Barat Bantah Tuduhan Keterlibatan BBM Ilegal, Norman Koto: Semua Pengisian Sesuai SOP dan Sistem Barcode

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDRAGIRI HULU, RIAU – Intelkriminal.co.id – Manajemen SPBU Codo 13.293.624 yang berlokasi di Jalan Lintas Timur, Desa Bunga Tanjung Puncak Selasih, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menegaskan bahwa seluruh aktivitas penyaluran dan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU tersebut dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku serta ketentuan dari Pertamina.

Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya pemberitaan yang menuding adanya dugaan praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di SPBU tersebut. Menanggapi informasi tersebut, Humas SPBU Codo, Norman Koto, memberikan klarifikasi dan membantah seluruh tuduhan yang ditujukan kepada dirinya maupun pihak SPBU.

“Informasi yang beredar itu tidak benar dan sangat merugikan nama baik saya secara pribadi maupun perusahaan. Saya membantah tegas tuduhan yang menyebut saya terlibat dalam aktivitas pelangsiran BBM subsidi ataupun memiliki sejumlah kendaraan untuk kegiatan tersebut,” ujar Norman Koto kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Menurut Norman, seluruh proses pengisian BBM di SPBU Codo dilakukan secara transparan dan berada dalam pengawasan sistem yang telah ditetapkan. Setiap kendaraan yang melakukan pengisian BBM subsidi wajib menggunakan barcode yang terdaftar, serta hanya dilayani sesuai kapasitas tangki kendaraan.

“Seluruh pengisian BBM di SPBU kami menggunakan sistem barcode yang terdata. Pengisian dilakukan sesuai kapasitas standar tangki kendaraan dan tidak melebihi ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Norman juga membantah tudingan yang menyebut dirinya memiliki lima unit kendaraan yang digunakan untuk melangsir BBM subsidi.

“Itu fitnah. Saya tidak memiliki lima unit mobil seperti yang dituduhkan. Saya hanya bekerja sebagai karyawan dan menerima gaji. Tuduhan tanpa bukti seperti ini tentu sangat merugikan saya secara pribadi, keluarga, maupun tempat saya bekerja,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami terbuka apabila ada pengawasan atau pemeriksaan dari pihak berwenang. Silakan lakukan pengecekan langsung ke lapangan agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui secara objektif,” katanya.

Pihak manajemen SPBU Codo juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dalam pelayanan serta memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga ketersediaan BBM sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Komitmen kami adalah melayani masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi,” tutup Norman.

(Redaksi Intelkriminal.co.id)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *