Example floating
Example floating
Example 728x250
News Update

BREAKING NEWS | INTELKRIMINAL.CO.ID SINABUNG KEMBALI DIWASPADAI, 650 WARGA KUTA TENGGAH DIEVAKUASI TNI TURUN LANGSUNG! 207 KK DIKOSONGKAN, POSKO DARURAT DAN LOGISTIK DISIAGAKAN

32
×

BREAKING NEWS | INTELKRIMINAL.CO.ID SINABUNG KEMBALI DIWASPADAI, 650 WARGA KUTA TENGGAH DIEVAKUASI TNI TURUN LANGSUNG! 207 KK DIKOSONGKAN, POSKO DARURAT DAN LOGISTIK DISIAGAKAN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KARO — Langkah cepat dilakukan jajaran Kodam I/Bukit Barisan (I/BB) bersama pemerintah dan unsur terkait untuk mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.

Sebanyak 650 warga dari 207 kepala keluarga (KK) Desa Kuta Tenggah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, dievakuasi menuju Jambur Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Selasa (1/9/2026).

Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya memastikan masyarakat berada di lokasi yang lebih aman apabila aktivitas Gunung Sinabung mengalami peningkatan.

APEL SIAGA, TNI DAN UNSUR TERKAIT TURUN KE LAPANGAN

Kesiapsiagaan dimulai sejak pagi. Sekitar pukul 08.00 WIB, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Robert B. Panjaitan memimpin apel kesiapsiagaan yang melibatkan personel Kodim 0205/TK, Yonif 125/SMB, Brimob, BNPB dan Karang Taruna.

Setelah apel, personel langsung melakukan koordinasi dan persiapan untuk menjemput serta mengevakuasi masyarakat Desa Kuta Tenggah.

Untuk mengendalikan seluruh rangkaian kegiatan, Posko Utama ditempatkan di Makodim 0205/TK.

Sejumlah titik pendukung juga disiapkan, mulai dari Posko Pengungsi, Posko Logistik, Posko Kesehatan hingga fasilitas air bersih.

Posko pengungsi disiapkan di KDKMP Desa Tiga Pancur, Aula Desa Mbelang, Desa Lau Buah dan Desa Parbiji.

Sementara Posko Logistik disiapkan di SPPG Desa Ndokum Siroga, SPPG Desa Batu Karang, SPPG Desa Suka Tendel dan SPPG Desa Tanjung Merawa.

Untuk pelayanan kesehatan, petugas disiagakan di Puskesmas Simpang Empat dan Puskesmas Payung. Kebutuhan air bersih juga dipersiapkan melalui sumur bor di Desa Tiga Pancur dan Desa Batu Karang.

650 WARGA BERGERAK MENUJU PENGUNGSIAN

Sekitar pukul 13.00 WIB, proses evakuasi dimulai.

Personel yang dipimpin Danramil 04/SE Kapten Inf. Gandi Haryanto bergerak dari Posko Siaga menuju Desa Kuta Tenggah.

Di lokasi, personel membantu warga mengamankan dan mengangkut barang-barang penting sebelum bersama-sama bergerak menuju Jambur Desa Sukatepu.

Sebanyak 11 kendaraan, terdiri dari dua unit truk TNI dan sembilan unit truk KDKMP, dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi.

Hasilnya, 650 warga berhasil dipindahkan ke lokasi pengungsian dalam keadaan aman dan tertib.

DESA GURKI JUGA MASUK ANTISIPASI EVAKUASI

Bukan hanya Kuta Tenggah. Desa Gurki juga direncanakan untuk dilakukan pengungsian berdasarkan hasil rapat serta rekomendasi Kementerian ESDM, Badan Geologi dan PVMBG Pos Pengamatan Gunung Sinabung.

Namun hingga saat ini, warga Desa Gurki masih belum bersedia meninggalkan wilayah tersebut.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan pendekatan dan koordinasi. Kendaraan juga disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu proses evakuasi harus dilakukan.

TNI: KESELAMATAN WARGA PRIORITAS UTAMA

Kapendam I/BB Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus memprioritaskan keselamatan masyarakat.

“Evakuasi ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya korban apabila aktivitas Gunung Sinabung meningkat. TNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait serta membantu masyarakat secara humanis sesuai perkembangan situasi dan rekomendasi dari instansi yang berwenang,” katanya.

Situasi Gunung Sinabung terus menjadi perhatian. Pemerintah dan aparat diminta tetap siaga, sementara masyarakat di wilayah terdampak diimbau tidak panik, tetap waspada dan mengikuti setiap arahan resmi dari petugas serta instansi yang berwenang.

Sumber: Pendam I/BB

INTELKRIMINAL.CO.ID — Tegas, Tajam, Berimbang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *