Manokwari, Papua Barat – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan profesional kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Sidang Pemilihan Tingkat Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung Pangdam XVIII/Kasuari, ****, di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Rabu (8/7/2026).
Sidang tersebut diikuti oleh 348 calon Tamtama yang telah melewati berbagai tahapan seleksi awal dan bersaing untuk memperoleh kesempatan menjadi prajurit TNI AD.

Dalam kesempatan itu, Pangdam membacakan amanat Asisten Personalia Kasad (Aspers Kasad) yang menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat terus melakukan modernisasi sistem penerimaan prajurit melalui digitalisasi di seluruh tahapan seleksi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem rekrutmen yang semakin objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik kecurangan.
Seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, hingga penelitian personel (Litpers), telah terintegrasi dengan server Panitia Pusat (Panpus). Sementara pelaksanaan tes psikologi menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) sehingga hasil seleksi dapat diproses secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan bahwa setiap keputusan kelulusan harus berlandaskan hasil penilaian yang menyeluruh terhadap kemampuan, integritas, karakter, serta kesiapan setiap peserta untuk mengabdi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Panitia seleksi diminta menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjunjung tinggi nilai kejujuran, serta mengedepankan profesionalisme agar mampu melahirkan prajurit-prajurit muda yang tangguh, bermental baja, berkarakter kuat, dan memiliki loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara.
Melalui Sidang Sub Panpus ini, TNI Angkatan Darat berharap dapat memperoleh sumber daya manusia terbaik yang siap menghadapi dinamika tugas pertahanan negara sekaligus memperkuat kehormatan dan marwah Kodam XVIII/Kasuari sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua.
Seleksi yang berlangsung secara terbuka dan berintegritas ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mencetak prajurit profesional yang dicintai rakyat serta mampu menjawab tantangan tugas di masa kini maupun masa mendatang.
(Pendam XVIII/Kasuari)
Intelkriminal.co.id

















